Selasa, 17 Maret 2026

Hampir 11 Tahun

Orang - orang bilang "time will heal" tapi apa bisa disebut sembuh jika saya masih nangis jika teringat akan Balqis. Mereka bilang "ya sudah lupakan saja" ya memang semudah itu jika hanya berucap, bahkan otak saya pun menyetujuinya. Namun hati ini tidak sepakat.

Sudah berusaha untuk tidak melihat foto - fotonya lagi, tapi hati berkata rindu. 

Mungkin Balqis sudah SMP kelas 8, mungkin Balqis jadi agak langsing dikit, mungkin Balqis jadi galak ke adek - adeknya yang agak lasak. Mungkin dan mungkin sampai saya stop sendiri pemikiran menuju gila itu. Hari ini rasanya sangat berbeda, hasil scroll tiktok kemudian menemukan template capcut yang bercerita merindukan orang yang sudah tiada, iseng ikut - ikutan buat dengan foto Balqis, hasilnya nangis sendiri, mental breakdown sendiri. Mungkin hidup kalo lurus saja dirasa kurang tantangan menurut otak saya, akhirnya hati juga yang jadi korban.

Sedih, nangis, buat story caper - caper dikit, menyesal dan capek akhirnya balik lawak lagi. Siklus emosi yang kadang saya sendiri kurang paham arahnya kemana, meski selalu ada saja cara untuk meregulasinya sampai berada di titik dimana saya berkata "oke, saya sudah tenang"

Menonton film dengan segelas minuman dingin seperti sebuah pelarian, atau bisa saya sebut jalan menuju penyembuhan sementara. Luka kehilangan Balqis begitu dalam di hati, meski Alexa bilang "umma jangan sedih, kan ada adek" tapi rasa sakitnya itu seperti melekat sekali dan sering muncul tiba - tiba. Bukan karena tidak bersyukur, saya hanya insan rapuh yang sedang mengusahakan kebahagiaannya.

Jika ditanya seberapa gagal move on kamu dalam perkara ini, saya jawab bahkan melihat namanya tertulis merah di aplikasi jaminan kesehatan saja hati saya sakit. Saya mengandungnya selama 9 bulan tidak untuk ditinggalkan olehnya dengan keadaan seperti ini. Namun jika yang lebih punya hak ingin memintanya kembali, saya hanya bisa melepaskan meski sakit sampai tersungkur. Mungkin Balqis terlalu indah dan manis bagi dunia yang susah ditebak ini. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar