Rabu, 04 Juli 2012

Omelan Balqis

Di usianya yang belum genap sebulan Balqis sudah mulai mengoceh, berawal dari bunyi-bunyian aaaaa kemudian berubah menjadi hey hey hey seperti sedang memanggil seseorang, saya jadi tidak sabar mendengar dia mengatakan Umma. Tapi suami saya punya keinginan yang berbeda, dia malah ingin mendengar Balqis berbicara untuk minta dibelikan sesuatu... Aneh!


Video di atas adalah rekaman Balqis yang sedang "mengobrol" dengan Pak Ponya, dari mimik mukanya Balqis seolah mengerti apa yang diutarakan oleh lawan bicaranya dan Balqis juga terlihat "sok tua" dengan omelannya yang seperti menjelaskan sesuatu ^_^

Minggu, 01 Juli 2012

Godain si @poconggg

Tanggal 1 Juli katanya ultah bukunya si poconggg yang berjudul POCONGGG JUGA POCONG (PJP), hal ini saya ketahui karena membaca salah satu follower beliau memberi ucapan disertai hashtag #HBDPJP. Dan kebetulan saya fans beliau, punya bukunya juga, suka ngebaca bukunya juga, jadi iseng2 saya ambil gambar Balqis yang sedang tidur memeluk buku PJP dan menguploadnya di twitter dengan me-mention beliau tentu saja.

Berharap dibalas?
PASTI! ^_^

Minggu, 03 Juni 2012

Imunisasi = disuntik + demam :(

Sebagai ibu yang baik, sudah menjadi tanggungjawab saya untuk memberikan lima imunisasi dasar kepada Balqis agar dia terhindar dari ancaman penyakit yang berbahaya. Tapi saya selalu tidak nyaman saat melihat Balqis disuntik, sangat tidak tega rasanya, untung saja Balqis tidak termasuk bayi yang cengeng, jadi nangisnya hanya sekitar 5 menit dan selanjutnya tertawa lagi.
Balqis saat diimunisasi oleh bidan didampingi Abi


Dilema selanjutnya adalah demam setelah imunisasi, biasanya setelah imunisasi DPT I, II, III bayi akan mengalami demam, memang itu hal yang wajar, namanya juga "tentara" di tubuh Balqis lagi "latihan perang" lawan penyakit jadi pantaslah kalo sedikit terjadi "pergolakan" dan "konflik" di tubuhnya. Sekali lagi saya beruntung Balqis bukanlah bayi yang gampang rewel, meskipun demam dan tidak enak badan dia jarang sekali menangis.

Balqis tidur dengan termometer di ketiak
Saya ikuti saran tetangga saya yang menyuruh saya memberi Balqis paracetamol sebelum diberi vaksin agar demamnya tidak terlalu berat. Setelah divaksin, bidan menyarankan untuk kembali memberikan paracetamol secara berkala, yaitu 4 jam setelah pemberian paracetamol pertama, lalu 6 jam dan kemudian diberikan setiap 8 jam sekali, bila demam sudah turun, pemberian paracetamol dihentikan.

Keesokan harinya Balqis menjadi sedikit rewel, dia sering menolak saat diberikan susu padahal sedang kelaparan, mungkin karena pengaruh demamnya yang membuat dia begitu. Tapi saya selalu telaten memaksanya untuk minum susu, agar tidak terjadi dehidrasi. Saya selalu mengontrol suhu tubuh Balqis, agar bila demamnya terlalu tinggi saya bisa segera ambil tindakan.

Balqis dikompres agar demamnya turun

Balqis juga saya beri pakaian yang tipis dan menyerap keringat, karena ada pengalaman teman saya yang memakaikan jaket dan trainer saat anaknya demam malah membuat anaknya step. Saya juga mengompresnya dengan Bye Bye Fever sehingga demam Balqis cepat turun. Alhamdulillah demam Balqis tidak berlarut-larut sehingga dia jadi ceria seperti sedia kala.