Rabu, 04 Juli 2012

Lady Balqis, The Fashionista Queen


Saya senang sekali mendandani Balqis, saya ingin Balqis selalu terlihat cantik dan bersih ^_^

Beruntung Balqis tergolong bayi yang sering keluar rumah, sehingga setiap hari bisa berganti-ganti pakaian dan aksesoris. Kebetulan saya dan suami sama-sama kerja, jadi Balqis saya titipkan di rumah mamah setiap pagi, dan setiap itu pula mamah selalu terheran-heran melihat penampilan Balqis yang centil.

Saya selalu tak lupa untuk memotret Balqis sebelum berangkat kerja, foto-foto centil Balqis bisa dilihat disini dan disini.

Balqis tanpa bando bagai sayur tanpa garam ^^v


Balqislah sang ratu Meni Pedi

Suka manicure?
Berapa kali dalam sebulan anda manicure?
Tanya Balqis, bisa tiga kali dalam seminggu dia manicure..
Betapa tidak? kuku-kuku tangannya cepat sekali panjang, baru hari ini dipotong, besok lusa sudah panjang lagi..

Balqis sedang digunting kukunya
oleh kakak saya

Saya khawatir kukunya yang panjang akan menggores wajahnya saat dia bergerak-gerak, maklum Balqis termasuk bayi yang sering menyentuh-nyentuh wajahnya saat hendak tidur. "ritual" manicure Balqis tidak dilakukan oleh saya karena saya sadar saya tergolong orang yang ceroboh, saya takut saat menggunting kukunya akan mengenai kulit di jarinya dan Balqis akan terluka :(

Sehingga saya meminta bantuan suami saya untuk menggunting kuku Balqis, saya bersyukur punya suami yang telaten dan cekatan, beliau sangat berhati-hati dalam menggunting kuku Balqis bahkan beliau selalu membaca Shalawat ^_^ sedikit lebay ya agaknya.
Selain suami saya, kakak perempuan saya juga sering membantu saya menggunting kuku Balqis bahkan dialah yang justru sering memperhatikan kuku Balqis dan langsung mengguntingnya tanpa diminta.

Musim kemarau yang dingin

Menjelang bulan Juni curah hujan mulai berkurang sehingga cuaca sudah tidak lagi panas, malah cenderung dingin karena angin bertiup lumayan kencang setiap hari. Bukan masalah besar saya pikir, karena Balqis tidak bermusuhan dengan dingin. Maklum, lemak tubuhnya banyak jadi dia gampang gerah dan berkeringat, ditambah lagi gerakannya sangat aktif. Saya pernah menulis di postingan bulan Mei tentang "pergulatan" Balqis melawan cuaca panas, ya musuh bebuyutan Balqis memang gerah.

Dan dinginnya musim kemarau tidak diragukan lagi kehebatannya, saya saja tidur dengan menggunakan piyama panjang ditambah selimut. Apalagi bayi seperti Balqis?

Kekhawatiran saya hanyalah hipotermia. Saya pernah punya pengalaman saat Balqis baru saja pulang dari Rumah Sakit setelah dilahirkan, saat itu usianya baru tiga hari. Sepanjang malam dia tidak bisa tidur, saya pikir itu normal, karena biasanya bayi baru lahir suka rewel di waktu malam. Tapi gelagat Balqis lain, dia seperti sering terkaget-kaget tanpa sebab, padahal disekitarnya sunyi. Saat itu Balqis hanya memakai atasan tanpa lengan dan celana dalam, TANPA SELIMUT. Saya baru sadar bahwa saat itu ternyata Balqis kedinginan, sampai sekarang saya merasa sangat bersalah, untung saja hal itu tidak berdampak apa-apa terhadap Balqis.


Jadi hampir setiap malam di musim kemarau ini saya memakaikan Balqis piyama panjang lengkap dengan kaos kaki dan selimut agar Balqis selalu hangat sepanjang malam. Hasilnya?
Balqis selalu ceria setiap bangun di pagi hari ^_^
Balqis tidur lelap dengan piyama dan selimut