Minggu, 16 November 2014

Fabulous Lady


Siapa yang tidak kenal Syahrini? Artis fenomenal sekaligus trend setter yang sering membuat heboh dengan gaya hidup dan perilakunya. Beberapa kali sempat di-Bully gara - gara kostum yang over dan absurd, juga seringnya mengunggah video konyol yang entah lucunya dimana tapi tetap saja mengehbohkan dunia hiburan di Indonesia.
Berawal dari video yang diunggah di akun Instagramnya yang berlatar menara Eiffel, Syahrini terlihat berjalan maju mundur dengan kecentilannya yang khas seraya berkata "maju mundur cantik... mundur mundur cantik cantik.... canti cantik cantik cantik" Video tersebut langsung membuat heboh dunia maya, tak jarang beberapa orang iseng memotong adegan dalam video tersebut kemudian menjadikannya sebuah meme comic yang tidak kalah konyol.
Ada hal yang menarik perhatian saya yaitu kostum Syahrini saat itu. Syahrini memakai setelan semi formal berawarna pink dengan tas berwarna senada dipadukan dengan sepatu high heel putih ala gadis kantoran. Saya lantas teringat pada tas Hermes saya yang juga berwarna pink, kemudian timbul ide untuk mendandani Balqis menjadi ala Syahrini, saya pun mulai membongkar koleksi baju Balqis, disana saya menemukan sebuah Blazer merah semi formal dan rok pendek A-line warna pink.
Memang kurang mirip sih, tapi apa salahnya dicoba? Lalu pada minggu pagi saya dandani Balqis menggunakan outfit tersebut, lengkap dengan flat shoes baby pink dan kacamata Rayban Kid miliknya. Saya minta dia berpose sembari membawa tas Hermes pink saya. Agak kagok awalnya, tapi berkat sunglasses yang dia pakai, tidak terlihat ketidaktertarikannya pada acara foto - foto kali ini. Ekspresi datarnya malah terkesan "cool" walaupun aslinya dia cemberut :p
Saya pun memilih satu foto yang paling bagus menurut saya, dimana di foto itu dia tersenyum centil. Saya edit sedikit foto tersebut, kemudian menggabungkannya dengan potongan adegan dalam video Syahrini tersebut. 

 Dan sekali lagi foto Balqis bikin heboh di dunia BBM, saya kemudian membuat semacam slide show dan mengunggahnya di Instagram, tak sedikit yang menyukai slide show tersebut, bahkan salah satu teman saya berkomentar "tinggal bilang maju mundur cantik ini ya"
^_^

Sabtu, 15 November 2014

Baby Tattoo

Bagi sebagian orang tato berkesan "berandal" tapi menurut saya justru itu sebuah karya seni. Saya selalu menyempatkan memasang temporary tatto di kulit saat ada ada stan tattoo dadakan di tempat wisata atau bila kebetulan ada expo. Motif tattoo saya sih beragam, mulai dari hewan, bunga dll. Lalu seiring waktu heinna Tattoo mulai merambah di kota, berbekal bubuk pacar arab (kebetulan saat itu yang berbentuk pasta masih jarang) saya menggambar tangan hingga pergelangan kiri saya sendiri dengan motif ala timur tengah yang saya adaptasi dari internet.

Dan tattoo tersebut menemani saya sepanjang foto sesi dengan suami saya ^_^
Saya rasa saya tidak mempunyai bakat menggambar sama sekali, yang saya lakukan pertama kali saat hendak men-tato adalah membuat pola dengan pulpen kemudian menebalkannya dengan pacar arab. Rumit dan memakan waktu lama memang, tapi begitu melihat hasilnya, saya rasa itu sepadan.
Hobi saya satu itu kemudian saya salurkan ke Balqis, bukan mengajari dia bagaimana membuat tato tentu saja, tapi lebih ke arah menjadikan dia "obyek" menggambar tatto saya ^_^
Balqis memang cenderung diam saat saya gambar apapun di kulitnya, dia malah antusias akan "tulis - menulis" yang saya lakukan terhadapnya. Hanya saja bila disuruh diam menunggu cairan pacar arabnya kering, dia kurang begitu sabar. Sehingga hasil akhirnya tidak rapi dan gambarnya kurang tahan lama.
Ternyata perilaku saya saat itu menarik minat Balqis untuk mencobanya sendiri, tidak jarang dia menggambari kulit di betis dan lengannya menggunakan spidol atau crayon warnanya  dengan pola yang super abstrak dan belepotan. Melihat kaki cucunya penuh coretan, sang nenek pun bertanya "kenapa kakinya?" balqis menjawab "tuyis (tulis)" kemudian neneknya bertanya lagi "siapa yang tulis - tulis nak?" Kemudian Balqis menjawab "dadek (adek / Balqis)" 
Yah setidaknya dia kreatif dan jujur -_-

Orange Puff


Saya semacam tergila - gila pada tutu skirt, geli rasanya melihat Balqis yang berbadan montok memakai rok tutu ala ballerina. Kesannya malah terlihat makin menggemaskan sekali penampilan Balqis. Ditambah T - Shirt abstract dengan bahan jersey yang senada dengan roknya dan tentu saja favorite saya "Sporty Ankle Boot" dengan warna dan motif yang cocok sekali. 

Sebenarnya agak susah menemukan sebuah rok tutu seukuran Balqis, karena sejauh Baby Shop yang saya kunjungi selalu saja tidak menemukan ukuran yang pas, kadang sekalinya pas, malah warnanya yang kurang sreg di hati.  Awal mula orange puff outfit ini terbentuk  adalah keisengan saya melihat koleksi sepatu balita di salah satu pusat perbelanjaan di Situbondo. Saya memang seorang boot lover, tapi bukan boot user :p IYKWIM... saat itu saya menemukan sepatu boot seukuran mata kaki (atau biasa disebut ankle boot) yang menarik perhatian saya. Kalau biasanya boot untuk balita sejenis "sepatu mayoret marching band" yang sama sekali tidak membuat saya tertarik, sedangkan yang ini beda, benar - benar sesuai dengan interest saya pada sneaker, saya menyebutnya "punk boot" ok mungkin sedikit absurd ya, tapi begitulah sepatu anak punk yang sering saya lihat.
Tanpa ragu langsung saya bawa sepatu boot itu pulang, Balqis senang dan langsung memakainya dengan riang. yah maklum saja, gadis yang satu itu memang agak heboh bila mendapat sepatu atau pakaian baru.

Kemudian tak berapa lama, saya kembali iseng mengunjungi pusat perbelanjaan tadi, sembari mau tak mau menuju outlet pakaian anak. Saya sebenarnya agak malas, karena setiap saya berniat membeli sesuatu disana, saya selalu berakhir kecewa, selalu saja ukuran yang jadi masalah. Hingga pada saat itu, saya menemukan sebuah rok tutu untuk ukuran anak SD, yang kebetulan lingkar perutnya cukup dengan Balqis, langsung saja saya pilih yang berwarna orange.
Untuk atasan tentu saja saya tidak akan menemukan di outlet anak, mengingat kaos saya muat pada Balqis. Saya langsung naik ke lantai 2 ke outlet wanita dan mencari kaos ukuran kecil yang sesuai dengan rok tutu tersebut. Kemduai voilaaaaa... jadilah outfit orange puff yang menggemaskan setiap Balqis memakainya.