Tampilkan postingan dengan label birthday party. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label birthday party. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2015

Selametan tiga tahunan

Saya memang bukan tipikal orang tua yang wajib merayakan ultah anak, bagi saya moment bertambahnya umur lebih baik diisi dengan doa dan sedekah bagi orang sekitar. Memang saya tidak menyangkal bahwa saya pribadi sangat dan sangat menyukai kue ulang tahun, sampai saat ini kurang pas rasanya bila suami atau saya sendiri yang ulang tahun tanpa ada kue ulang tahun untuk ditiup lilinnya. Tapi bila hanya sebatas kue dan lilin tanpa beberapa orang diundang ke rumah dan bernyanyi - nyanyi ala sinetron, saya rasa masih dalam batas wajar ( menurut saya pribadi ). Selain karena banyaknya dana yang harus dikeluarkan, saya juga lebih memilih untuk memberikan atau membelikan sesuatu yang lebih penting bagi Balqis daripada hanya sekedar perayaan ulang tahun.

Dalam tahun ketiganya, nenek Balqis ingin mengadakan syukuran dan doa bersama di rumah nenek untuk memperingati ulang tahun Balqis yang ketiga. Saya sempat tidak setuju karena saya lebih memilih untuk menyumbang sesuatu ke orang yang membutuhkan, namun nenek Balqis bersikeras untuk mengadakan syukuran tersebut mengingat beberapa bulan sebelumnya Balqis sempat dirawat di rumah sakit dan sekaligus sebagai wujud syukur Balqis sudah bisa berjalan sendiri tanpa berpegangan (seperti yang diketahui, Balqis terlambat berjalan karena posturnya yang gemuk serta psikisnya yang masih belum berani melepas pegangan dari tangan orang).

Kemudian acara syukuran pun diadakan tepat pada tanggal 22 Maret 2015 di hari Sabtu, beberapa tetangga di rumah nenek diundang, mereka membaca sholawat, doa2 dan mengaji surah Yaasin bersama. Kedua bude Balqis (kakak-kakak perempuan suami saya) turut diundang dalam acara tersebut namun mereka berdua tidak bisa hadir karena ada urusan penting yang tidak bisa diwakilkan. Tetapi keesokan harinya, Balqis mendapat kejutan dari para Budenya, mereka memberikan kado kesukaan Balqis yaitu dua buah boneka dengan ukuran besar, Balqis sangat senang melihat koleksi bonekanya bertambah, apalagi salah satu bonekanya adalah boneka Hello Kitty kesukaan Balqis.

Terimakasih Nenek yang sudah capek - capek nyiapin syukuran buat ultah Balqis, terimakasih Abi untuk doa yang ga pernah putus buat Balqis, dan terimakasih Bude Rini dan Bude Heni untuk boneka yang lucu - lucu... Doain Balqis panjang umur, sehat, banyak rizki dan jadi anak Sholehah yaaaa....

Kamis, 04 Desember 2014

Selamat Ulang Tahun Mas Dimas!!


Minggu tanggal 30 November kemarin, Balqis mendapat undangan pesta ultah kakak sepupunya yang bernama Dimas, dia adalah anak dari kakak perempuan suami saya. Senin paginya seperti biasa, saya selalu harus membujuk Balqis terlebih dahulu untuk bangun dan segera mandi. Dan pagi itu saya membujuk dia dengan mengatakan bahwa nanti sore kita akan pergi ke pesta ulang tahun Mas Dimas, saya bilang nanti Balqis akan ketemu banyak balon dan banyak kakak - kakak yang lain. Benar saja, mendengar kata "balon" Balqis langsung bergerak dan berdiri kemudian segera minta untuk dimandikan. Sepanjang jalan ke rumah mama, Balqis selalu saja bertanya "umma, Imas? (dimas?)" dia pikir akan pergi ke utah Mas Dimas saat itu juga, lalu saya jelaskan "iya nanti cin sepulang sekolah, abis dari rumah nenek nanti kita ke mas Dimas ya" dan dia pun mengerti.

Sepulang kerja saat saya menjemput Balqis dari rumah mama, dia pun mengulang pertanyaan yang sama dengan tadi pagi "umma, Imas?' Sepertinya dia sangat bersemangat hadir di pesta ultah mas Dimas. Sesampainya di rumah dia langsung minta mandi, padahal undangannya jam 4 sore dan saat itu baru jam setengah 3. Saya pun merayunya dan menyibukkannya dengan hal lain agar dia tidak terlalu buru - buru dan merengek minta segera mandi dan pergi ke pesta ultah mas Dimas.

Setelah semua siap dan rapi, Balqis juga sudah berpakaian lengkap dengan aksesorisnya, kita pun pergi ke rumah mas Dimas. Sesampainya disana mood Balqis yang tadinya excited jadi turun, ini karena dia melihat Mas Soni (kakak Mas Dimas) yang memang setiap bertemu dengan Mas Soni, Balqis selalu salah tingkah dan malu - malu. Bahkan saat memberikan kado kepada mas Dimas, dia yang biasanya terihat akrab dengan Mas Dimas lantas hanya terdiam dan enggan untuk dicium pipinya. Sepanjang acara Balqis hanya duduk diam dengan Abinya, tetapi cukup lancar untuk menghabiskan semangkok bakso yang dihidangkan. Setelah acara selesai Balqis menunjuk balon yang ada di langit - langit dan tembok. Dan Bude Rini (ibu Mas Dimas) kemudian memberikan seikat Balon warna - warni kepadanya. Balqis lamntas tersenyum senang dan memegang balon tersebut selama di rumah Bude Rini.  Selain itu Balqis juga melahap habis potongan kue ultah yang dipenuhi coklat pemberian Bude Rini, untuk yang satu ini saya harus turun tangan untuk mencegah dia memakan lebih banyak coklat. Andai saat itu Balqis sudah lancar bicara, pasti dia akan berkata "doa Balqis kepada Mas Dimas semoga makin sholeh dan pinter juga sayang sama keluarga ^_^"

By the way.... Happy Birthday Mas Dimas...... wish you all the best yaaaa!!!

tersenyum puas setelah mendapat balon warna warni